Cara Mandi yang Benar Agar Menyehatkan Kulit

Setiap orang tentunya punya kebiasaan dan gaya mandi tersendiri sehingga mungkin akan sulit untuk mengubah kebiasaan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.

Kebanyakan orang yang telah berusia lebih dari 30 tahun melakukan salah satu kesalahan besar ketika mandi. Kesalahan tersebut yaitu, mereka mandi terlalu sering. Kebanyakan orang mandi di pagi hari, setelah olahraga, sore hari, atau bahkan sebelum tidur.

Jika selama ini menghabiskan 12 menit di kamar mandi, hal tersebut terlalu lama untuk mandi. Kurangi waktu di kamar mandi hingga 5 menit demi kesehatan kulit.

Terlalu sering mandi dapat menyebabkan keluarnya minyak dari kulit yang banyak, lalu kulit akan terasa gatal-gatal dan teriritasi, terutama pada saat udara dingin. Jika menggunakan shower tanpa filter air maka akan menyebabkan kulit terpapar klor dengan jumlah yang berlebihan.

Ada beberapa cara mandi yang dapat menyehatkan kulit:

Hindari menggunakan kain untuk mengusap pada area kulit yang halus, terutama pada selaput mukosa.
Jangan menggunakan spons yang kasar untuk memijat atau mengusap kulit. Gunakan sabun gliserin dan spons yang digerakkan dalam satu arah menuju jantung.

Gunakan air hangat untuk mandi

Jika memungkinkan, selalu gunakan air hangat ketika mandi karena ini akan membantu melancarkan aliran darah di dalam tubuh.

Jika memiliki kulit normal dan kering
Gunakan sabun dengan bahan dasar untuk kulit sensitif. Jangan menggunakan terlalu banyak sabun dengan bahan keras, karena akan membuat kulit terlalu kering.

Jika cenderung memiliki kulit berminyak
Gunakanlah sabun gylcerine karena kulit berminyak akan lebih cocok mengguanakan sabun gylcerine. Dengan menggunakan jenis sabun tersebut, seseorang dengan kulit berminyak dapat menghilangkan minyak yang berlebihan tanpa menyebabkan kulit kering.

Hindari terlalu sering mandi.
Hal tersebut mungkin tampak seperti anjuran yang kurang positif, karena begitu banyak orang yang menikmati saat-saat mandi mereka.