Lidah Buaya Menjadi Pilihan Alami untuk Memutihkan Gigi

Banyak orang mencoba memutihkan gigi dengan cara bleaching atau menggunakan pasta gigi yang mengandung pemutih. Sayangnya, tidak semua orang suka melakukan cara tersebut.

Lidah buaya bisa menjadi pilihan alami untuk memutihkan gigi. Lidah buaya telah digunakan sebagai tanaman obat selama ribuan tahun dan tetap menjadi salah satu herbal yang paling umum digunakan di Amerika Serikat saat ini. Kebanyakan aplikasi gel lidah buaya berhubungan dengan luka bakar dan masalah kulit seperti herpes.

Cairan pahit berwarna kuning yang berasal dari kulit daun lidah buaya juga telah digunakan sebagai obat pencahar yang kuat meskipun tidak aman. Selain itu, meski belum ada bukti klinis, lidah buaya juga banyak digunakan sebagai pemutih gigi, tapi tidak disarankan bagi wanita hamil karena dapat menyebabkan kontraksi uterus yang dapat memicu keguguran.

Proses pemutihan gigi biasanya melibatkan lapisan enamel pada pemutihan luar gigi. Menurut American Dental Association, sebagian besar produk yang digunakan untuk memutihkan gigi menggunakan bahan kimia pemutihan seperti peroksida karbamid.

Sementara itu, gel lidah buaya mungkin tampak sebagai pilihan alami yang menarik untuk membatasi paparan terhadap bahan kimia abrasif. Gel lidah buaya biasanya tidak berbahaya bila dioleskan pada gigi atau mulut, tapi sengaja menelan gel lidah buaya dapat menyebabkan kram usus parah atau diare.

Meskipun tidak ada bukti terkait penggunaan gel lidah buaya yang efektif sebagai gigi pemutih, tetapi bahan anti-inflamasi (peradangan) pada lidah buaya telah terbukti bermanfaat bagi orang yang mengalami kondisi kesehatan yang dapat berefek negatif pada penampilan gigi, seperti penyakit gusi dan rongga mulut yang terinfeksi.