Pemeriksaan Penunjang Kondiloma Akuminata

Kondiloma Akuminata Ada sejumlah pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis penyakit kondiloma akuminata, antara lain:

Tes asam asetat (acetowhite)

Salah satu cara diagnosis infeksi HPV dengan sensitivitas cukup baik, bahkan pada beberapa lesi mungkin lebih baik dari pemeriksaan histopatologis. Pemeriksaan ini terutama ditujukan untuk kondiloma akuminata dan infeksi HPV subklinis.

Cara pemeriksaan adalah dengan mengaplikasikan larutan asam asetat 3-5% pada lesi, dengan menggunakan lidi kapas yang dioleskan ke daerah lesi, tunggu selama 5 — 10 menit akan nampak perubahan warna putih, hasil dapat dideteksi 1 menit setelah aplikasi, tetapi kadang-kadang pada daerah perianal diperlukan waktu aplikasi yang lebih lama yaitu sampai 15 menit.

Pemeriksaan acetowhite tidak spesifik untuk HPV, karena ada keadaan lain yang memberi hasil positif palsu misalnya, inflamasi yang tidak spesifik, epitel dalam masa penyembuhan setelah pengobatan dengan elektrodiatermi atau bedah beku dan epitel yang mengalami trauma.

Pemeriksaan histopatologi

Gambaran histopatologi kondiloma akuminata pada epidermis tampak hiperkeratosis, parakeratosis, papilomatosis, edema antar sel dan akantosis serta vakuolisasi, sedangkan pada dermis tampak pelebaran pembuluh darah dan sebukan sel radang kronik. Pada kondiloma akuminata stratum korneum hanya sedikit menebal, stratum malphigi menunjukkan papilomatosa dan akantosis, serta rete ridges memanjang.

Bentuk-bentuk mitotik mungkin ada, dan gambaran yang paling khas yang penting untuk diagnosis kondiloma akuminata adalah adanya daerah dengan sel epitelialnya menunjukkan vakuolisasi perinuklear yang jelas. Penelitian ultrastruktural juga memperlihatkan virus di beberapa inti sel.

Gambaran mikroskopik lain yang ditemukan termasuk hiperplasia basilar dengan sel dua inti dan berinti banyak. Pelebaran sel para basal dengan inti khromatin yang berbuih.

Gambaran histopatologik kondiloma akuminata raksasa tidak banyak berbeda dengan gambaran histopatologis kondiloma akuminata biasa, hanya pada kondiloma akuminata raksasa terdapat kecenderungan untuk bertumbuh ke arah bawah.